<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Harapan dan Kesejahteraan Subjektif pada Pasien Hipertensi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan subjektif terdiri atas dua skala yang telah diadaptasi yaitu skala kepuasan hidup yang dikembangkan oleh Diener, dkk (1985) yaitu Scale with Life Satisfaction (SWLS) dan skala pengukuran afek yang dikembangkan oleh Watson, dkk (1988) yaitu Positive Affect and Negative Affect Schedule (PANAS). Selain itu, untuk mengukur harapan diadaptasi dari skala harapan yang dikembangkan oleh Snyder, dkk (1991) yaitu Trait Hope Scale (THS). Subjek penelitian ini berjumlah 63 subjek yang merupakan pasien hipertensi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 20 orang laki-laki dan 43 orang perempuan, dengan rentang usia dari 21 tahun hingga 81 tahun. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment Spearman’s Rho. Berdasarkan analisis data, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi. analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien r = 0.222 dengan p = 0.040 (p<0.05). Hal ini dapat dikatakan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Peneliti ini juga melakukan analisis tambahan berdasarkan data demografis, diskusi terkait dengan hasil tersebut akan dibahas lebih lanjut.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By