Perancangan Gedung Olahraga di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perancangan gedung olahraga di Kabupaten Buol bertujuan untuk mengatasi kekurangan fasilitas olahraga yang memadai serta ketidaksesuaian antara aktivitas olahraga dan fungsi bangunan yang ada. Kabupaten Buol menghadapi keterbatasan ruang untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga seperti voli, sepak takraw, futsal, badminton, serta kebutuhan bagi siswa SD, SMP, SMA, dan masyarakat umum. Fokus utama dalam perancangan ini adalah bagaimana menyusun ruang gedung olahraga yang mampu mengakomodasi beragam jenis olahraga dan kebutuhan pengguna, dengan pendekatan kontekstual yang sesuai dengan lingkungan sekitar. Selain itu, desain lansekap juga diperhatikan untuk mendukung kegiatan olahraga seperti gateball dan menyediakan ruang rekreasi bagi publik. Metode yang diterapkan adalah pendekatan arsitektur kontekstual, yang memperhatikan budaya lokal, topografi, serta kebutuhan fungsional gedung olahraga. Dalam pendekatan ini, digunakan 4 dari 7 prinsip arsitektur kontekstual, yaitu prinsip permeabilitas, variasi, kekayaan, dan personalisasi. Hasil desain meliputi penataan ruang yang fleksibel dan efisien, dengan 8 pintu masuk utama yang lebar dan disesuaikan untuk akses ambulans. Perancangan lapangan multifungsi juga mencakup beberapa jenis olahraga seperti voli, sepak takraw, futsal, basket, dan badminton, serta elemen desain bangunan yang harmonis dengan lingkungan, seperti ornamen fasad berbentuk topi raja Kabupaten Buol. Ruang luar yang dirancang mendukung beragam aktivitas olahraga dan rekreasi publik, dengan adanya taman, jogging track, dan lapangan gateball. Rancangan lansekap ditata dengan tanaman Puring, yang memiliki nilai sakral di Kabupaten Buol. Hal ini menciptakan ruang yang inklusif dan fungsional bagi semua pengguna, namun tetap menjaga keselarasan dengan konteks lokal.