<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Kelekatan Orang Tua – Anak Dan Welas Asih Diri pada Remaja Tengah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Masa remaja tengah merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosi, dan sosial yang kerap memunculkan tekanan psikologis. Kondisi ini menuntut remaja memiliki kemampuan welas asih diri agar dapat menerima diri dan mengelola emosi dengan lebih sehat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pembentukan welas asih diri adalah kelekatan dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua dengan welas asih diri pada remaja tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 314 remaja usia 15-18 tahun sebagai responden. Alat ukur yang digunakan adalah skala welas asih diri milik Neff yang diadaptasi oleh Sugianto dkk dan skala kelekatan orang tua milik Armsden dan Greenberg yang diadaptasi oleh Safaria dkk. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara kelekatan orang tua dan welas asih diri pada remaja tengah dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0.233 dan signifikansi p < 0.001 pada variabel kelekatan ibu, serta koefisien korelasi (R) sebesar 0.280 dan signifikansi p < 0.001 pada variabel kelekatan ayah. Hasil ini menunjukkan bahwa kelekatan orang tua baik ibu maupun ayah sama-sama penting dalam meningkatkan welas asih diri remaja tengah. Hal ini dikarenakan kedua variabel memiliki korelasi positif yang signifikan dengan welas asih diri pada remaja tengah, di mana semakin tinggi kelekatan ibu dan ayah maka akan semakin tinggi pula welas asih diri yang dimiliki remaja tengah. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah kelekatan ibu dan ayah maka akan semakin rendah pula welas asih diri yang dimiliki remaja tengah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By