<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

IDENTIFIKASI KOMPETENSI KETEKNISIPILAN DALAM WIRAUSAHA USAHA JASA KONSTRUKSI (IDENTIFICATION OF CIVIL ENGINEERING COMPETENCE IN CONSTRUCTION SERVICE ENTREPRENEUR) (Studi Kasus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)

Abstract

Industri jasa konstruksi merupakan salah satu bisnis yang sangat kompetitif dengan tingkat resiko mengalami kerugian cukup tinggi apabila tidak dikelola secara baik. Keberhasilan perusahaan konstruksi menangani proyek yang dikerjakan sangat tergantung dengan seberapa baik kinerja dari perusahaan tersebut. Kinerja yang baik dapat dilihat dari sejauh mana perusahaan tersebut dapat bertahan ditengah persaingan perusahaan lain yang semakin banyak jumlahnya. Kinerja tersebut dipengaruhi oleh kompetensi pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku usaha dan dalam hal ini kompetensi dalam bidang ketekniksipilan menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh pelaku usaha di bidang jasa konstruksi. Hal tersebutlah yang melatar belakangi dilakukanya penelitian ini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kompetensi ketekniksipilan yang berpengaruh dalam berwirausaha jasa konstruksi, mengetahui perbedaan preferensi kompetensi ketekniksipilan antara kontraktor dan konsultan, dan mengetahui perbedaan preferensi kompetensi ketekniksipilan antara lulusan teknik sipil dan non teknik sipil. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuisioner kepada 31 orang responden yang meemiliki perusahaan di bidang jasa konstruksi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan bantuan software SPSS dengan melakukan Analisis Deskriptif dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan dengan bantuan SPSS, semua variabel yang diteliti disetujui oleh responden sehingga dapat ditarik kesimpulan kompetensi ketekniksipilan berpengaruh dalam upaya mendirikan wirausaha usaha jasa konstruksi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari hasil analisis penlitian dari lima belas variabel yang diteliti, terdapat dua variabel kompetensi ketekniksipilan yang memiliki pengaruh besar menurut responden dalam wirausaha usaha jasa konstruksi yaitu kemampuan dalam merancang bangunan teknik sipil dan pemahaman prinsip dan konsep desain dalam teknik sipil. Terdapat perbedaan preferensi kompetensi ketekniksipilan dalam wirausaha jasa konstruksi antara kontraktor dan konsultan dan tidak terdapat perbedaan preferensi kompetensi ketekniksipilan dalam wirausaha jasa konstruksi antara wirausahawan yang berlatar belakang pendidikan teknik sipil dan non teknik sipil.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By