Perancangan Struktur Bangunan dari Bangunan Rumah Tinggal menjadi Bangunan Komersial
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Padatnya penduduk yang didominasi oleh mahasiswa di Yogyakarta sebagai kota
pelajar menjadikan tempat hunian yang terbatas. Oleh karena itu diperlukan tindakan untuk
mengatasi terjadinya kepadatan penduduk serta lahan yang terbatas pada daerah – daerah
yang terdapat fasilitas pendidikan seperti sekolah maupun universitas. Pembangunan
gedung – gedung huni komersial yang bertingkat untuk tempat tinggal sementara menjadi
salah satu solusi dan investasi adalah salah satu solusinya. Tujuan pada tugas akhir ini
adalah melakukan perancangan gedung struktur tahan gempa dengan tujuan dapat sedikit
mengatasi peningkatan jumlah mahasiswa dan lahan yang terbatas pada daerah Gejayan,
Condongcatur, Demangan, dan sekitarnya yang dimana terdapat beberapa universitas yang
berdekatan seperti Universitas Negri Yogyakarta dan Universitas Sanata Dharma. Gedung
yang didesain akan menggunakan Sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus
(SRPMK) sesuai dengan peraturan SNI 1726: 2019, SNI 2847 2019, SNI 1727: 2019 serta
pedoman terdahulu yaitu PBI 1971.
Tugas akhir ini diawali dengan mendesain layout serta jarak – jarak yang akan
digunakan, kemudian dilakukan preliminary desain untuk elemen – elemen strukturnya
seperti balok, kolom, dan pelat seta elemen – elemen lainnya. Setelah mengetahui
dimensinya barulah dilakukan pemodelan pada Program analisis struktur SAP 2000 dan
akan didapatkan gaya – gaya yang bekerja pada elemen – elemen tersebut sehingga dapat
didesain tulangan – tulangan yang digunakan dan apabila perlu ditambahkan elemen –
elemen lainnya seperti shearwall maka dapat dimodelkan kembali dan didesain
tulangannya untuk mempertimbangkan keamanannya. Pertimbangan pemilihan geometri
dan dimensi bangunan berdasarkan gedung yang lazim pada daerah Gejayan tersebut.
Hasil dari perancangan struktur gedung ini didapatkan tidak adanya P-Delta untuk
seluruh lantai maka gedung ini dapat dikatakan stabil. Untuk penulangan yang dipakai pada
pelat lantai, tangga, balok, kolom, dan shearwall yaitu menggunakan baja ulir dengan mutu
420 MPa dan untuk sengkang menggunakan 390 MPa. Dengan kekuatan momen nominal
yang telah melebihi momen ultimit dan kekuatan geser nominal telah melibihi kekuatan
geser ultimit maka penulangannya dapat dinyatakan aman.