Hubungan antara Konformitas dengan Perilaku Seksual Remaja
| dc.Identifier.NIM | 05320093 | |
| dc.contributor.author | Yumna, Nadia | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-16T03:20:09Z | |
| dc.date.available | 2026-07-16T03:20:09Z | |
| dc.date.issued | 2009 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara konformitas dengan perilaku seksual remaja. Dugaan awal yang diajukan adalah ada hubungan positif antara konformitas dengan perilaku seksual remaja. Semakin tinggi konformitas, semakin tinggi perilaku seksual remaja. Sebaliknya semakin rendah konformitas, semakin rendah perilaku seksual remaja.Tekhnik pengambilan subjek yang digunakan adalah metode purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa usia 18-21 tahun yang berjumlah 70 orang (laki-laki 81,4% dan perempuan 18,6%), berkelompok atau memiliki geng, sering dugem (clubbing) dan memiliki pergaulan bebas.Adapun skala yang digunakan adalah skala konformitas dari Marendra (2003) yang berjumlah 30 aitem, mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Worchel & Cooper (Indrawati, 1996), dengan koefisen alpha sebesar 0,956 dan skala perilaku seksual dari Savitri (2000) yang berjumlah 30 aitem, dengan koefisien alpha sebesar 0,947. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Spearman dengan bantuan program SPSS versi 16 for windows. Hasilnya adalah tinggi rendahnya tingkat konformitas pada remaja tidak mempengaruhi tingkat keaktifan mereka dalam berperilaku seksual ($r = -0,080$; $p = 0,254$ ($p > 0,05$)). | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/64473 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Konformitas | en_US |
| dc.subject | Perilaku Seksual Remaja | en_US |
| dc.title | Hubungan antara Konformitas dengan Perilaku Seksual Remaja | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |