Analisis Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA) sebagai indikator dari profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data Laporan Keuangan Tahunan Bank Umum Syariah periode 2012 s/d 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah 13 Bank Umum Syariah di Indonesia. Setelah melewati tahap seleksi, terdapat 12 sampel Bank Umum Syariah yang sesuai kriteria dan layak digunakan yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank Syariah BNI, Bank Muamalat, BCA Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Aceh Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, dan Bank Maybank Syariah Indonesia. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR dan FDR berpengaruh positif terhadap ROA dan signifikan Bank Umum Syariah. Variabel BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah. Sedangkan variabel NPF tidak signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah. Nilai R-Square yang didapat sebesar 0.943282. Hasil tersebut menunjukan bahwa hanya 5.68% yang dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasiona terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) dapat menjelaskan variabel dependen yaitu Return On Asset (ROA) sebesar 94.32%. . Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi manajemen Bank Umum Syariah dalam mengelola perusahaan.