<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peningkatan Kualitas Produk Apron Menggunakan Six Sigma di PT Udaka Indonesia Sebagai Upaya Pengurangan Jumlah Defect

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

PT Udaka Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang garmen. PT Udaka sendiri memiliki 2 line produksi yaitu line udaka yang memproduksi topi dan line toyoshima yang memproduksi apron. Terdapat permasalahan pada perusahaan ini yaitu masih ditemukan defect yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2% dan ini terjadi di kedua line produksi. Berdasarkan data yang didapatkan, line toyoshima memiliki persentase defect yang lebih tinggi dibandingkan dengan line udaka, maka dari itu perbaikan dilakukan di line toyoshima untuk mengurangi defect pada line tersebut menggunakan Six Sigma. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk apron menggunakan six sigma untuk mengurangi jumlah defect, menganalisis penyebabnya, memberikan usulan perbaikan yang akan dilanjutkan dengan membuat design, kemudian menghitung ulang nilai sigma setelah dilakukan perbaikan. Proses produksi perusahaan dimulai dari cutting, shiwake, sewing, QC, iron dan folding. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan 5 CTQ tertinggi dari total 20 CTQ yaitu kotor, jahitan putus, jahitan mleset/jeblos, lapisan terlipat dan jahitan loncat. Nilai awal DPMO adalah 11020,62 dan nilai sigma awal adalah 3,78. Berdasarkan peta kendali P, Proses produksi perusahaan masih mengalami ketidakstabilan karena masih terdapat beberapa titik yang berada diluar batas kendali atas dan bawah. Dengan menggunakan fishbone diagram, penyebab terjadinya kelima cacat tersebut yaitu dari faktor manusia, mesin, metode dan material. Pada hasil analisis FMEA, didapatkan nilai RPN terbesar yaitu 671.72 pada efek kegagalan apron kotor. Kemudian, memberikan usulan perbaikan menggunakan Five MChecklist yang dikombinasikan dengan 5W+1H dan dilanjut dengan pembuatan design SOP untuk mencegah dan menangani produk kotor. Setelah dilakukan perbaikan nilai DPMO perusahaan menjadi 3398.48 dan nilai sigma perusahaan meningkat menjadi 4,20 yang dimana ini termasuk ke dalam rata-rata industri di USA. Hal ini menunjukkan jika rekomendasi yang diberikan dapat meningkatkan nilai sigma perusahaan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By