<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAFTARAN DESAIN INDUSTRI PADA PENGRAJIN KIPAS BAMBU DI DUSUN JIPANGAN, BANTUL

dc.contributor.advisorDr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum
dc.contributor.authorSOFYAN HIDAYAT SURYA PUTRA, 11410451
dc.date.accessioned2019-11-01T02:59:06Z
dc.date.available2019-11-01T02:59:06Z
dc.date.issued2018-12-14
dc.description.abstractPenulisan Skripsi ini berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendaftaran Desain Industri Pada Pengrajin Kipas Bambu di Dusun Jipangan, Bantul. Kemajuan ekonomi suatu negara tidak dapat dilepaskan dari pembangnan dalam sektor industri. Kegiatan dalam sektor industri ini tentu memicu masyarakat untuk lebih inovatif, tentu persaingan dalam industri kreatif akan lebih ketat. Adanya hukum desain industri sebagai upaya perlindungan ynag efektif terhadap berbagai bentuk penjiplakan atau pembajakan atas desain industri yang telah dikenal secara luas. Permasalahan yang terjadi adalah masyarakat pengrajin kipas bambu di dusun Jipangan, Bantul mengetahui desain industri namun tidak memanfaatkannya. Sehingga dari permasalahan tersebut menimbulkn rumusan masalh terkait dengan alasan pengrajin enggan mendaftarkan kerajinan yang mereka miliki. Skripsi ini berutujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendaftaran desain industri pada pengrajin kipas bambu di dusun Jipangan, Bantul. Penulisan ini menggunakan metode penelitian yuridis-empirs. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan hasil kuisioner serta data sekunder yang diperoleh dari kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat lima faktor yang mempengaruhi yaitu faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor fasilitas atau sarana, faktor masyarakat, dan faktor budaya. Dari kelima faktor tersebut, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor masyarakat dan budaya. Masyarakat pengrajin kipas bambu di dusun Jipangan Bantul masih pasif terhadap desain industri dan banyak yang belum memiliki ketertarikan terhadap desain industri. Masyarakat beranggapan bahwa proses pendaftaran yang dirasa rumit. Budaya masyarakat pengrajin masih menganut sistem gotong royong dan menganggap hal wajar apabila meniru desain dari pengrajin lain. Upaya Pemerintah Daerah Bantul dalam melindungi desain industri kerajinan kipas bambu di dusun Jipangan, Bantul sudah baik, terbukti pemerintah sudah sering melakukan sosialisasi hampir setiap 6 bulan sekali dan memberikan fasilitas serta pendampingan bagi masyarakat/pengrajin yang ingin mendaftarkan hasil kerajinan merekaen_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/15913
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjecthukum desain industrien_US
dc.subjectkipas bambuen_US
dc.titleFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAFTARAN DESAIN INDUSTRI PADA PENGRAJIN KIPAS BAMBU DI DUSUN JIPANGAN, BANTULen_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 12
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01 cover.jpg
Size:
97.9 KB
Format:
Joint Photographic Experts Group/JPEG File Interchange Format (JFIF)
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01 cover.pdf
Size:
208.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
1.13 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
158.22 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
123.36 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections