<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Determinan Perilaku Merokok Elektrik Pada Mahasiswi di Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Merokok elektrik merupakan tren yang sangat berkembang pesat belakangan ini, terutama di kalangan mahasiswi di Yogyakarta terkhususnya mahasiswi Universitas Islam Indonesia. Fenomena seperti ini dipengaruhi beberapa faktor seperti lingkugan sosial yang mencakup pertemanan atau keluarga, faktor psikologis dan eksposur media yang dituangkan didalam iklan. Meskipun banyak yang menganggap rokok elektrik sebagai alternatif lebih aman dibandingkan rokok konnvensional, penggunaan rokok elektrik ternyata memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai determinan yang dapat mempengaruhi perilaku merokok elektrik di kalangan mahasiswi. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku merokok elektrik pada mahasiswi di Yogyakarta berdasarkan teori Stimulus Organisme Respon terhadap Perilaku Manusia, Teori Konformitas terhadap Perilaku Manusia dan beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada manusia. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam dengan partisipan mahasiswi pengguna rokok elektrik di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya teori stimulus organisme respons memiliki peran penting dalam membentuk perilaku merokok elektrik. Stimulus yang dimaksud disini cukup variatif seperti faktor sosial, faktor psikologis dan eksposur iklan. Namun teori konformitas tidak menunjukkan dampak karena mayoritas responden mengaku tidak mendapat adanya paksaan untuk mengikuti tren merokok elektrik dalam lingkungan sosial ataupun pertemanan mereka. Kesimpulan: Faktor sosial yang mencakup lingkungan, psikologis dan iklan merupakan stimulus utama yang menjadikan determinan dalam perilaku merokok elektrik pada mahasiswi. Oleh karena itu diperlukan edukasi kesehatan dan pengawasan lebih lanjut terhadap promosi rokok elektrik untuk menekan angka penggunaannya di kalangan mahasiswi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By