<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pusat Seni Tradisional Jogjakarta: Ekspresi Arsitektur Tradisional Jawa pada Tata Ruang dan Penampilan Bangunan

Abstract

Seni tradisional merupakan salah satu aset pariwisata yang sangat mendukung di sektor ekonomi. Jogjakarta sebagai Kota Budaya dan Kota Tujuan Wisata Utama, dengan seni tradisionalnya mampu menarik minat wisatawan ataupun masyarakat Jogjakarta sendiri untuk lebih lebih mengenal dan mempelajarinya. Pusat Seni Tradisional Jogjakarta tidak hanya mewadahi kegiatan para seniman untuk mengembangkan kreatifitas seninya, namun juga sebagai wahana interaksi antar sesama seniman ataupun seniman dengan penikmat seni, yang sifatnya rekreatif. Penerapan konsep arsitektur tradisional Jawa pada penataan ruang dan penampilan bangunan Pusat Seni Tradisional Jogjakarta merupakan salah satu usaha pelestarian seni tradisional. Dengan menampilkan simbol-simbol budaya dan filosofi dari kehidupan masyarakat Jawa, namun tetap memperhatikan tuntutan aktifitas yang diwadahi yaitu perlunya sistem pencahayaan yang mampu memberikan kenyamanan bagi penghuni, maka bangunan ditampilkan dalam bentuk yang memiliki derajat keterbukaan cukup tinggi dengan tetap memperhatikan karakteristik dari bahan yang digunakan. Konsep arsitektur tradisional Jawa direspon secara arsitektural melalui penyusunan ruang dan pola gubahan masa dalam kaitannya dengan penampilan bangunan. Pemecahan dari tuntutan aktifitas dalam kaitannya dengan pencahayaan yaitu dengan mempertimbangkan kualitas ruang yang variabelnya adalah warna, tekstur dan jenis permukaan ruang, serta penempatan sumber cahaya dalam ruang.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By