Analisis Efisiensi Produktivitas Alat Berat Pada Pekerjaan Lapis Permukaan Jalan (Surface) (Studi Kasus pada Proyek Pelebaran Jalan Menambah Lajur Anjir Pasar (Bts.Prov. Kalteng) – SP.Serapat - Batas Kota Banjarmasin)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pekerjaan lapis permukaan jalan merupakan salah satu tahapan penting dalam konstruksi jalan yang sangat bergantung pada kinerja dan produktivitas alat berat. Penggunaan alat berat yang tidak efisien dapat menyebabkan keterlambatan waktu pelaksanaan serta peningkatan biaya proyek. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi produktivitas alat berat pada pekerjaan permukaan jalan (AC-WC) pada Proyek Pelebaran Jalan Menambah lajur Anjir Pasar (Batas Provinsi Kalimantan Tengah)-SP.Serapat-Batas Kota Banjarmasin. Alat berat yang ditinjau dalam penelitian ini meliputi dump truck, asphalt finisher, tandem roller, dan pneumatic roller. Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan langsung di lapangan selama 14 hari untuk mendapatkan data waktu kerja, kecepatan, dan volume pekerjaan alat berat yang meliputi dump truck, asphalt finisher, tandem roller, pneumatic roller. Data dianalisis untuk memperoleh nilai produktivitas aktual, koefisien alat berat, serta kebutuhan jumlah alat berdasar kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produktivitas dump truck sebesar 4,419 ton/jam, asphalt finisher sebesar 30,399 ton/jam, tandem roller sebesar 13,460 ton/jam, dan pneumatic roller sebesar 22,024 ton/jam. Nilai koefisien alat berat lapangan lebih besar dibandingkan dengan koefisien rencana, yang mengindikasikan adanya penurunan efisiensi kerja alat. Penurunan efisiensi disebabkan karena beberapa faktor, antara lain waktu tunggu alat yang cukup tinggi, ketidakseimbangan kinerja antar alat berat, kondisi teknis alat, serta pengaruh kondisi lapangan dan cuaca. Berdasarkan analisis kebutuhan alat berat, diperlukan penyesuaian jumlah alat berat agar tercapai keseimbangan kerja yang lebih efisien. Dengan demikian, pengelolaan dan penyesuaian kombinasi alat berat berdasarkan produktivitas aktual lapangan sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan pekerjaan lapis permukaan jalan.