<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Konsumsi Energi Terbarukan Dalam Menekan Emisi Karbondioksida (CO2) Di Tengah Pertumbuhan Ekonomi: Studi Kasus Negara Anggota G20

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini menganalisis determinan emisi karbondioksida (CO2) di negara-negara G20 melalui integrasi model STIRPAT. Studi ini menguji validitas hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) serta mengevaluasi dampak bauran energi dan dinamika demografi terhadap degradasi ekologi. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi data panel untuk menghasilkan estimasi yang robust. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi (GDP per kapita dan kuadratnya) tidak berpengaruh signifikan, yang mengonfirmasi bahwa fenomena EKC tidak teramati di wilayah G20. Secara parsial, konsumsi energi terbarukan terbukti secara signifikan mampu memitigasi emisi. Sebaliknya, ketergantungan pada emergi fosil serta akselerasi urbanisasi menjadi determinan utama yang meningkatkan plousi karbon secara signifikan. Sementara itu, variabel keterbukaan perdagangan dan luas kawasan hutan tidak menunjukan pengaruh yang berarti dalam model ini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan pendapatan nasional buka merupakan solusi otomatis bagi perbaikan lingkungan. Negara-negara G20 memerlukan transformasi kebijakan yang berfokus pada percepatan transisi energi bersih serta desain tata ruang kota yang berkelanjutan guna mengendalikan jejak karbon urban secara efektif.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By