Evaluasi Kinerja Bundaran Tugu Kartasura Menggunakan Studi Mikrosimulasi Lalu Lintas
| dc.Identifier.NIM | 20511417 | |
| dc.contributor.author | Yudhajakti, Abimanyu Ditya | |
| dc.date.accessioned | 2025-02-20T03:40:27Z | |
| dc.date.available | 2025-02-20T03:40:27Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Bundaran Tugu Kartasura merupakan titik penting karena terletak di jalur utama yang menghubungkan Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, serta titik temu antara Kota Yogyakarta dan Kota Semarang. Kondisi lalu lintas di Bundaran Tugu Kartasura dapat berubah tergantung pada waktu dan hari tertentu, tetapi karena merupakan titik penting dalam sistem transportasi bundaran ini seringkali padat dengan banyaknya kendaraan yang melintas, terutama pada jam sibuk seperti pulang pergi kerja atau akhir pekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinerja dari Bundaran Tugu Kartasura, mengembangkan model mikrosimulasi lalu lintas serta memberikan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja bundaran dengan perhitungan PKJI 2023 dan disimulasikan atau dimodelkan menggunakan software PTV VISSIM. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan langsung di lokasi penelitian selama 2 hari yaitu pada hari sabtu dan senin. lalu perharinya dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pagi (06.30 – 09.30 WIB) dan sesi sore (15.00 – 18.00 WIB). Selanjutnya data-data tersebut di analisis menggunakan PKJI 2023 dan di simulasikan menggunakan software PTV VISSIM untuk mencari alternatif terbaik dalam perbaikan bundaran. Dari hasil analisis eksisting menggunakan perhitungan PKJI 2023 didapatkan nilai DJ pada bagian jalinan AB sebesar 0,95, DJ pada bagian jalinan BC sebesar 0,72, DJ pada bagian jalinan CA sebesar 0,84, tundaan lalu lintas bundaran (TLL) sebesar 11,072 detik/SMP, nilai tundaan bundaran rata-rata sebesar 15,072 detik/SMP, dan peluang antrian bundaran (Pa) tertinggi antara 32,90- 68,81%. Hasil pemodelan eksisting menggunakan software PTV VISSIM didapatkan nilai panjang antrean di Jl. Boyolali – Kartasura sebesar 119 m, pada ruas Jl. Jendral A. Yani sebesar 149 m, pada ruas Jl. Yogyakarta – Solo sebesar 43 m. dan nilai tundaan di Jl. Boyolali – Kartasura sebesar 26 detik/SMP, pada ruas Jl. Jendral A. Yani sebesar 32 detik/SMP, pada ruas Jl. Yogyakarta – Solo sebesar 10 detik/SMP. Alternatif yang akan digunakan adalah alternatif 1 karena dengan penerapan alternatif 1 ini Panjang antrean pada ruas Jl. Raya Boyolali – Kartasura berkurang sebesar 90 % dari eksisting yang sebelumnya 119 m menjadi 12 m. Serta terjadi penurunan waktu tundaan sebesar 62% yang sebelumnya 26 detik/SMP menjadi 10 detik/SMP. Pada ruas Jl. Jendral A. Yani juga terjadi penurunan pada Panjang antrean sebesar 73% dari yang sebelumnya 149 m menjadi 41 m. Tetapi terjadi peningkatan waktu tundaan sebesar 13% yang sebelumnya 32 detik/SMP menjadi 36 detik/SMP namun peningkatnnya tidak terlalu signifikan. Pada ruas Jl. Yogyakarta – Solo terjadi penurunan Panjang antrean sebesar 69% yang sebelumnya 43 m menjadi 13 m. selain itu juga mengalami penurunan waktu tundaan sebesar 46% yang sebelumnya 10 detik/SMP menjadi 6 detik/SMP. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/54888 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Bundaran | en_US |
| dc.subject | PKJI 2023 | en_US |
| dc.subject | PTV VISSIM | en_US |
| dc.title | Evaluasi Kinerja Bundaran Tugu Kartasura Menggunakan Studi Mikrosimulasi Lalu Lintas | en_US |
| dc.title.alternative | Performance Evaluation Of Tugu Kartasura Roundabout Using Traffic Microsimulation Study | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |