Studi Komparatif Generasi X, Y, dan Z di Jakarta Timur Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Dalam Penggunaan Obat Herbal
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan obat herbal di Indonesia semakin meningkat seiring tren "back to nature", dengan 59,6% penduduk DKI Jakarta memanfaatkan produk ramuan tradisional. Generasi X, Y, dan Z memiliki karakteristik berbeda yang dapat memengaruhi persepsi dan konsumsi obat herbal, sehingga diperlukan penelitian untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap antar generasi. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap Generasi X, Y, dan Z di Jakarta Timur, menganalisis hubungan faktor sosiodemografi, serta membandingkan perbedaan di antara ketiga generasi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan kuesioner daring (snowball sampling). Jumlah responden 235 orang berusia 21–65 tahun. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Spearman Rank, dan Kruskal-Wallis. Hasil: Tingkat pengetahuan Generasi X, Y, dan Z tergolong baik, dengan sikap positif terhadap penggunaan obat herbal. Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan dan pengetahuan pada semua generasi, serta pekerjaan pada Generasi Y. Karakteristik sosiodemografi tidak berhubungan dengan sikap. Tidak terdapat perbedaan pengetahuan antar generasi, namun terdapat perbedaan signifikan pada sikap. Kesimpulan: Masyarakat Generasi X, Y, dan Z di Jakarta Timur memiliki pengetahuan baik dan sikap positif terhadap obat herbal. Faktor pendidikan dan pekerjaan berperan pada pengetahuan, sedangkan perbedaan sikap antar generasi menunjukkan variasi penerimaan penggunaan obat herbal.