Efektivitas Program Pembinaan Penguatan Aqidah dan Ekonomi Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Bagi Keluarga Mualaf di KUA Kapanewon Tempel
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Mewujudkan keluarga sakinah adalah tujuan akhir setiap Muslim, termasuk bagi mualaf yang mengalami perubahan pemahaman agama terkait pernikahan dari sebelumnya. Dalam memutuskan menjadi mualaf tentu memiliki kesulitan dalam mempelajari islam maka mualaf perlu dibina dan dibantu dari segi penguatan qidah dan ekonomi dalam suatu kelompok. Oleh karena itu, pembinaan penguatan Aqidah dan ekonomi bagi mualaf sangat penting untuk dilakukan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh KUA Kapanewon Tempel. Fokus utama penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan serta keefektivitasan pembinaan penguatan Aqidah dan ekonomi dalam mewujudkan keluarga sakinah bagi mualaf yang dilakukan oleh KUA Kapanewon Tempel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode studi lapangan (field research), Data diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi dengan narasumber penyuluh dan peserta pembinaan. Hasil dari penelitian yang peneliti lakukan adalah sebagai berikut: Program pembinaan penguatan Aqidah dan ekonomi bagi mualaf di KUA Kapanewon Tempel cukup efektif untuk mewujudkan keluarga sakinah dari segi penguatan aqidah. Keefektifan ini dibuktikan dengan tercapainya tujuan dari pembinaan penguatan aqidah yakni meningkatkan keimanan keluarga mualaf, peningkatan ini dibuktikan dengan diadakannya tes berupa evaluasi atau pendampingan dalam bentuk wisuda, Program pembinaan penguatan Aqidah dan ekonomi bagi mualaf di KUA Kapanewon Tempel ini juga cukup efektif untuk mewujudkan keluarga sakinah dari segi ekonomi. Keefektifan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan ekonomi para anggota, yakni dengan diberikannya pinjaman modal usaha dengan maksimal 2 juta per-individu ini kebutuhan mereka tercukupi, dan menerapkan budaya menabung meskipun pendapatan sedikit. Hal ini menunjukkan bahwasanya keluarga mualaf dapat dikateorikan keluarga Sakinah II, dikarenakan setelah adanya bantuan ini, bertambahnya rasa kasih sayang dan saling mencintai sesama anggota keluarga. keluarga mualaf terbebas dari kemiskinan harta yang hal tersebut menunjukkan bahwa keluarga mualaf sejahtera secara secara lahir.