Fandom Humanies dan Fan Activism Pada Pilpres 2024 ( Studi Kasus Pada Followers Akun @aniesbubble Di Platform X )
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi momentum penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Salah satu fenomena unik yang muncul yakni keterlibatan fandom Humanies, pengikut akun @aniesbubble di platform X, dalam mendukung Anies Baswedan. Fan activism yang dilakukan fandom ini menjadi menarik untuk dikaji karena mencerminkan budaya khas Kpopers dan menunjukkan pergeseran pola partisipasi politik dari yang bersifat konvensional menjadi berbasis jaringan dan ekspresi personal tanpa organisasi formal. Penelitian ini memiliki urgensi untuk dibahas karena keterlibatan fandom dalam politik belum banyak dikaji, padahal fenomena ini memperlihatkan cara baru generasi muda mengekspresikan pilihan politiknya melalui budaya populer dan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk fan activism yang dilakukan oleh fandom Humanies pada Pilpres 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka. Informan dalam penelitian ini merupakan pemilih muda berusia 17–27 tahun, mengikuti akun @aniesbubble, dan aktif menyimak aktivitas kampanye fandom Humanies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fan activism Humanies diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti retweet, thread, hashtag, Space bersama Anies, fan-art bergaya Kpop, pembuatan situs haveaniesday.com, penggalangan dana, dll. Aktivitas mereka juga merepresentasikan konsep connective action, yakni partisipasi politik berbasis jejaring personal dan identitas kolektif yang dibersamai aksi luring seperti videotron, nobar debat capres, foodtruck, dll. Penelitian ini menunjukkan adanya fandom salah satu capres yang telah terbukti mampu melakukan reposisi sebagai aktor politik yang aktif di media sosial internet dalam kampanye politik secara khusus dan demokrasi digital secara umum di Indonesia.