<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Penetapan Besarnya Tarip Angkutan Umum Bus Kota Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia, menyebabkan kenaikan harga suku cadang ( " Spare part " ) yang tinggi. Hal ini menyebabkan tarip angkutan umum bus kota mengalami penekanan kenaikan harga. Penelitian ini bertujaan mendapatkan besarnya tarip angkutan umum bus kota dengan metoda DLLAJ dan ORGANDA. Metoda variabel yang berpengaruh adalah biaya operasi kendaraan, jarak tempuh, load faktor, dan kapasitas tempal duduk. Metoda ORGANDA variabel yang digunakan adalah biaya operasi kendaraan, jarak tempuh, dan kapasitas tempat duduk. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, hasil hasil yang didapat untuk untuk DLLAJ Rp. 1400,00 ( umum ), Rp. 500,00 (pelajar ) dan untuk ORGANDA Rp. 1100,00 (umum), Rp. 700,00 (pelajar). Untuk mengetahui tingkat keuntungan dan kerugian dari tarip yang telah dianalisis, dipergunakan analisis ekonomi investasi dengan tiga metode yaitu benefit cost ratio ", " net present value " dan " internal rate of return ". Selanjutnya ketiga metoda tersebut memherikan rekomendasi bahwa tarip menurut DLLAJ dapat diterima ( menguntungkan ), dengan nilai BCR - 1,0476 NPV Rp. 137.945.921,40 dan IRR 45 %. Sedangkan tarip menurut ORGANDA tidak dapat diterima ( mengalami kerugian ), dengan nilai BCR 0,604 NPV 2.587.373.80 dan IRR -8%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By