Efek Penggunaan Outrigger pada Respon Struktur Beton Bertingkat Banyak
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pada struktur beton yang relative tinggi akan memiliki respon struktur yang besar, sehingga mengakibatkan hasil desain struktur yang bertambah besar. hal ini berimplikasi pada berkurangnya tingkat effisiensi dan efektifitas struktur yang didisain. Untuk menanggulangi hal tersebut, perlu penambahan pengekang berupa Outrigger dan Belt shear wall yang dapat memberikan kontribusi yang besar untuk mengurangi besarnya respon struktur. Dalam penelitian ini mengguanakan analisis struktur beton 3D dengan Outrigger dan belt shear wall sebagai pengekangyang dipasang pada struktur inti dan tingkat tertentu. dalam analisis struktur digunakan variasi model struktur yang meliputi variasi banyak tingkat. variasi banyak tingkat yang dipakai adalah 15,25,dan 35 tingkat. dimana tiap tingkat merupakan struktur Open Frame (OF) dan Outrigger dan belt shear wall, kecuali pada 35 lantai dimana struktur memakai core wall sebagai struktur inti dan variasi jumlah outrigger, banguna direncanakan untukperkantoran yang terletak di walayah gempa VI, dengan menggunakan beban static ekuivalen berdasarkan kode gempa yang baru (SNI03-1726-2000), beban gempa dinamik riwayat waktu (time history) dengan rekaman empa Koyna, Elcentro, dan Parkfield masing-masing secara berturut-turut mewakili frekuensi tinggi, menengah, dan rendah dan juga beban angina. Perencanaan elemen struktur mengguanakan SKSNI91.dari hasil analisispengguanaan dua Outrigger dan Belt shear wall terbukti dapat mengurangi respon struktur (simpangan, momen balok, momen kolom) baik akibat beban gempa static, dinamik, maupun beban angina. Penggunaan dua Outrigger ternyata cukup efisien dibandingkan dengan tiga atau empat outrigger.