<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Dosis Erythropoietin Stimulating Agent Terhadap Kadar Ferritin Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan kelainan struktur atau fungsi ginjal yang menetap selama ≥3 bulan. Faktor dan penyebab dari PGK paling sering adalah hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes melitus. Salah satu akibat paling umum PGK adalah anemia defisiensi besi, salah satu marker yang digunakan adalah Ferritin Serum (FS). Terapi anemia pada pasien PGK adalah dengan ESA. Namun, beberapa penelitian menunjukkan pasien dengan dosis ESA yang tinggi memiliki risiko kadar FS yang rendah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara terapi ESA terhadap kadar ferritin pada pasien penyakit ginjal kronik. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan pada pasien hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Bantul pada 97 subjek penelitian dengan desain cross-sectional menggunakan data primer dan sekunder. Variabel dosis ESA dibagi menjadi tiga kategori, yaitu 2.000, 3.000, dan 4.000 IU/minggu. Sedangkan, variabel FS dibagi menjadi kategori rendah dan tinggi. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar FS dengan dosis ESA pada pasien hemodialisis (p= 0.000). Sebanyak 67.0% pasien dengan kadar FS rendah dan 33.0% pasien dengan kadar FS tinggi. Komorbid juga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kadar FS pada pasien hemodialisis (P= 0.008). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kadar FS dengan dosis ESA pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis (p< 0.000). Dosis ESA yang tinggi akan meningkatkan kadar FS pada pasien.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By