Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Pengetahuan Stunting Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 1 Mlati
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Stunting adalah ancaman utama bagi kualitas manusia yang berdampak pada kemampuan daya saing. Di Kecamatan Mlati jumlah stunting sebanyak 104 balita di puskesmas Mlati I dan 84 balita di puskesmas Mlati II. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi-Experimental Non Equivalent Control Group Pretest and Posttest dengan Teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 31 siswa kelompok kontrol dan 33 siswa kelompok perlakuan. Analisis hasil : Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat, dengan uji normalitas, homogenitas, paired t test, independent t test. Hasil : Tingkat pengetahuan kelompok intervensi meningkat dari 70.4% menjadi 78.9%. Tingkat pengetahuan kelompok kontrol meningkat dari 74.5% menjadi 78.8%. Hasil uji Paired T-Test secara signifikan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kelompok intervensi dengan (p value = 0.002). Pada kelompok kontrol secara signifikan tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dengan (p value = 0,544). Hasil uji Independen T Test diperoleh nilai Sig. 0.812 > 0.05, berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai posttest kelompok kontrol dan nilai posttest kelompok intervensi. Kesimpulan : Pemberian edukasi pencegahan stunting terbukti efektif dengan menggunakan media leaflet dan video animasi.