<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

INTEGRASI AUGMENTED REALITY (AR) DALAM DESAIN MUSEUM SONOBUDOYO UNTUK MEMPERKUAT REPRESENTASI BUDAYA LOKAL

Abstract

Pengenalan budaya lokal adalah elemen kunci dalam menjaga identitas dan warisan suatu daerah. Namun, keterbatasan media dan metode konvensional sering kali menghambat efektivitas penyampaian informasi budaya, terutama kepada generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi digital. Teknologi Augmented Reality (AR) menawarkan solusi inovatif melalui pengalaman interaktif dan imersif yang dapat diterapkan di fasilitas umum seperti museum, taman kota, dan situs bersejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk pengamatan fenomena dan studi kasus pada beberapa fasilitas umum di Indonesia yang telah mengimplementasikan AR. Fokus utama penelitian adalah mengeksplorasi dampak AR terhadap peningkatan minat dan pemahaman masyarakat terhadap budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR berhasil menciptakan narasi budaya yang menarik, interaktif, dan edukatif, sehingga meningkatkan daya tarik fasilitas umum sebagai media pembelajaran budaya. Teknologi ini juga memperkuat pengalaman pengunjung melalui integrasi visual dan informasi berbasis lokasi yang lebih mendalam.Kontribusi penelitian ini meliputi inovasi dalam pengintegrasian AR untuk memperkenalkan budaya lokal, dampaknya terhadap desain tata ruang fasilitas umum, dan pendekatan berbasis data untuk memahami perilaku pengunjung. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi AR di fasilitas umum dapat menjadi strategi efektif dalam melestarikan budaya lokal dan menjangkau generasi muda di era digital.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By