RUANG PEJALAN KAKI: MEMAHAMI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP AKTIVITAS BERJALAN KAKI DI KAWASAN KOMERSIAL (Studi Kasus Jl. Pangeran Mangkubumi)
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Aktivitas berjalan kaki, meskipun merupakan mode transportasi ramah lingkungan, seringkali diabaikan dalam konteks urbanisasi cepat. Konsep antropometri dan aplikasinya, sebagaimana disajikan oleh Hari Purnomo pada tahun 2013, diadopsi untuk mengeksplorasi bagaimana faktor fisik individu mempengaruhi persepsi terhadap berjalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap aktivitas berjalan kaki di kawasan komersial Jl. Pangeran Mangkubumi. Studi meliputi observasi lapangan dan behavior mapping untuk menganalisis aktivitas masyarakat di Jl. Pangeran Mangkubumi. Data dianalisis secara kualitatif, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap berjalan kaki, termasuk antropometri. Hasil studi ini memberikan wawasan mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap berjalan kaki di area komersial. Temuan ini bisa menjadi dasar untuk merancang strategi inklusif dan berkelanjutan. Faktor antropometri dianggap penting untuk meningkatkan penerimaan terhadap berjalan kaki. Penelitian ini juga berkontribusi dalam memahami mobilitas berkelanjutan di perkotaan modern. Studi ini memberikan wawasan mengenai persepsi berjalan kaki di kawasan komersial Jl. Pangeran Mangkubumi. Hal ini menjadi dasar untuk meningkatkan mobilitas berkelanjutan dan membangun kota yang inklusif dan sehat.