<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efektivitas dan Efek Samping Penggunaan Obat Antiglaukoma pada Pasien Glaukoma Rawat Jalan di Rsud Kota Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua di dunia setelah katarak, dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO) sebagai faktor risiko utama perkembangan penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi terhadap efektivitas dan efek samping obat pasien glaukoma rawat jalan di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2023-2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif (cross sectional) dengan pendekatan secara retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien glaukoma rawat jalan di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2023-2024. Analisis hasil: Efektivitas terapi dinilai berdasarkan parameter gejala dan penurunan tekanan intraokular, sedangkan efek samping dianalisis berdasarkan pengobatan yang digunakan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas dan efek samping obat. Hasil: Penilaian efektivitas antiglaukoma lebih banyak pada monoterapi (46,31%), dibandingkan kombinasi (35,79%), dan terapi pendukung memiliki persen efektivitas 82% dengan signifikan pada parameter perbaikan gejala. Hasil analisis statistik terhadap efektivitas hanya faktor jenis pengobatan yang terdapat pengaruh yang signifikan dengan nilai 0,036 (p>0,05). Kejadian efek samping terapi antiglaukoma diperoleh sebanyak 69% dengan hasil statistik tidak terdapat pengaruh pada seluruh faktor klinis terhadap efek samping obat (p>0,05). Kesimpulan: Jenis pengobatan berpengaruh terhadap efektivitas pengobatan, dan tidak terdapat faktor yang berpengaruh terhadap kejadian efek samping obat.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By