Perancangan Museum Gempa Bumi Di Pemenang, Lombok Dengan Pendekatan Ketahanan Arsitektur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Bencana gempa bumi di Indonesia merupakan hal yang sudah sering terjadi.
Gempa bumi selalu meninggalkan kerusakan pada alam dan bangunan serta
menyebabkan trauma terhadap korban bencana. Kecamatan Pemenang,
Lombok, NTB adalah daerah yang menderita kerusakan yang cukup besar
setelah gempa bumi di Lombok di Agustus 2018 silam yang menyebabkan
korban jiwa serta kerusakan bangunan yang tidak sedikit. Kurangnya
fasilitas pendukung terkait kebencanaan serta kurangnya edukasi
masyarakat terkait bencana gempa bumi menjadi salah satu faktor penyebab
banyaknya korban dan kerusakan terdampak. Proses resiliensi terhadap
psikilogi masyarakat dan terhadap lingkungan terdampak menjadi hal yang
utama harus dilakukan setelah kejadian bencana demi mencapai
kemaslahatan masyarakat dalam menjalani kembali kehidupan sehari-hari.
Pusat edukasi berupa Museum Gempa Bumi Lombok yang terletak dekat
dengan lokasi titik gempa bumi tentunya memiliki masalah berupa ancaman
terlanda bencana gempa bumi di kemudian hari. Oleh karena itu
perancangan bangunan dengan pendekatan Resilient Architecture akan
menyelesaikan permasalahan ancaman efek bencana gempa bumi dan
permasalahan terkait rendahnya edukasi masyarakat terkait bencana gempa
bumi dengan cara Bangunan Museum Gempa Bumi Lombok itu sendiri
yang mencerminkan ketahanan terhadap gempa dengan pemilihan struktur
serta material yang digunakan serta dari isi koleksi Museum sendiri yang
dapat mengedukasi lebih kepada masyarakat terkait bagaimana sejarah
gempa bumi di Lombok, apa saja yang harus dilakukan dan disiapkan untuk
menghadapinya, serta infrastruktur Museum seperti sirkulasi dalam dan luar
bangunan dan plotting area yang dapat menunjang proses mitigasi dan
evakuasi masyarakat ketika terjadi bencana gempa bumi di masa yang akan
datang.