Efektivitas Konsorsium Bakteri Bacillus sp Dan Stenotrophomonas maltophilia Terhadap Performa Wetland Dalam Mendegradasi Logam Berat (Pb Dan Cd) Pada Air Limbah Tenun
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Air limbah tekstil yang bersumber dari industri kain tenun di Desa Troso, Kabupaten Jepara memiliki potensi dalam mencemari lingkungan. Banyak pelaku usaha langsung membuang limbahnya ke sungai maupun drainase tanpa diolah terlebih dahulu. Akibatnya timbul bau tidak sedap, air berubah warna, dan tanah mengalami kontaminasi. Penelitian kali ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif konsorsium bakteri Bacillus sp dan Stenotrophomonas maltophilia terhadap performa wetland dalam mendegradasi logam berat berupa timbal (Pb) dan kadmium (Cd). Jenis wetland yang digunakan berupa floating treatment wetland (FTW) dan constructed treatment wetland (CTW). Sistem dioperasikan secara batch selama 1 bulan dengan variasi limbah 25% dan 50%. Pengolahan dengan konsentrasi air limbah 25% dilakukan sampai hari ke-14 dan dilanjut menggunakan konsentrasi 50% sampai hari ke-28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik FTW maupun CTW mampu mendegradasi logam Pb (0,17-1,08 mg/L) dan Cd (0,04-0,12 mg/L). Pada FTW, penambahan konsorsium bakteri dapat meningkatkan efektivitas degradasi Pb dan Cd pada reaktor F3 (18-50%) dibandingkan reaktor F2 (19-27%) yang tanpa bakteri. Namun pada reaktor CTW, penambahan konsorsium bakteri pada reaktor C3 (0-24%) tidak terlalu berpengaruh jika dibandingkan dengan reaktor C2 (0-45%) yang tanpa bakteri.