Pemetaan Kebisingan Lingkungan di Sekitar Terminal Jombor dan Jalan Magelang, Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kawasan Terminal Jombor dan Jalan Magelang di Yogyakarta memiliki potensi kebisingan tinggi karena kepadatan lalu lintas yang signifikan, dipicu oleh pusat bisnis, perbelanjaan, dan hiburan. Penelitian ini menganalisis dan memetakan tingkat kebisingan akibat aktivitas masyarakat dan lalu lintas, sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 40 Tahun 2017 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Data dikumpulkan menggunakan Sound Level Meter Type Lutron SL-4012 di enam lokasi: Terminal Jombor, Flyover Jombor, Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC), Jogja City Mall, Bank BPD DIY Syariah, dan Atakrib Electronics Lifestyle, selama 24 jam dengan tujuh pengukuran per titik setiap jam sesuai SNI 8427:2017. Hasil menunjukkan tingkat kebisingan siang malam (LSM) sebagai berikut: Titik 1: 69,4 dB, Titik 2: 76,9 dB, Titik 3: 74,8 dB, Titik 4: 74,1 dB, Titik 5: 74,5 dB, dan Titik 6: 75,5 dB. Titik 2 hingga 6 melebihi baku mutu, ditandai dengan warna merah pada peta distribusi kebisingan. Pengendalian kebisingan dirancang menggunakan tumbuhan, seperti Anak Nakal (Durant repens) di Titik 1, 3, 4, 5, dan 6, serta Tanaman Johar (Cassia siamea) dan tanaman soka di Titik 2.