<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

POLA PEMANFAATAN DAN KARAKTERISTIK RUANG PERJALANAN MATAHARI PONDOK PESANTREN PABELAN MUNGKID MAGELANG

Abstract

Keragaman aktivitas seringkali membuat ruang yang semula secara khusus memiliki fungsi tertentu menjadi lebih fleksibel sehingga terdapat berbagai aktivitas yang dinaungi dalam ruang tersebut demi memenuhi kebutuhan. Ketersediaan ruang dan banyaknya aktivitas yang memerlukan ruang menentukan bagaimana pemanfaatan ruang yang ada. Pondok Pesantren Pabelan dikenal dengan tata ruang yang disebut Perjalanan Matahari, yang menaungi berbagai aktivitas santri, seperti pada masjidnya berfungsi sebagai tempat ibadah, kegiatan sosial, dan pendidikan. Hal tersebut memantik dilakukannya kajian lanjut mengenai karakteristik dan pola pemanfaatan ruang Perjalanan Matahari, sebagai salah satu pusat berbagai aktivitas pada Pondok Pesantren Pabelan, Mungkid, Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data hasil pengamatan; wawancara dengan 1 pimpinan, 1 pengajar, dan 1 santri Pondok Pesantren Pabelan; dokumentasi; dan studi kepustakaan yang kemudian diseleksi dan disajikan dalam bentuk narasi, tabel, dan diagram pemetaan ruang untuk menyederhanakan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beragam aktivitas pada pondok ini melibatkan massa yang banyak sehingga menyebabkan adanya perluasan fungsi ruang yang terkait. Karakter ruang dan pola pemanfaatannya penting untuk dipahami agar kedepannya dapat menjadi pertimbangan atau masukan dalam mengembangkan tata ruang suatu tempat sehingga penelitian ini diharapkan dapat menjadi input untuk mengembangkan kompleks Pondok Pesantren Pabelan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By