<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Identifikasi dan Profil Sitotoksisitas Fraksi Etil Asetat Daun Sungkai Peronema Canescens Serta Determinasi Senyawa dengan UHPLC-HRMS

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kanker merupakan penyebab kematian utama dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Terapi konvensional masih menghadapi kendala seperti efek samping, resistensi multidrug, dan tingginya angka relaps, sehingga diperlukan pencarian kandidat obat baru dari sumber alami. Peronema canescens Jack diketahui memiliki aktivitas biologis, namun data mengenai sitotoksisitas dan kandungan metabolit bioaktifnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antikanker isolat aktif dari fraksi etil asetat P. canescens serta mengidentifikasi struktur putatif metabolit penyusunnya. Fraksinasi dilakukan dengan teknik Vacuum Liquid Chromatography (VLC) menggunakan pelarut bertingkat (n-heksana, etil asetat, dan metanol), diikuti bioassay-guided fractionation. Fraksi aktif kemudian dimurnikan dengan HPLC preparatif, dan aktivitas sitotoksisitas diuji menggunakan metode MTT terhadap sel A549, Hela, MG-63, Molt-4, serta sel normal fibroblas HDFa. Analisis struktur dilakukan dengan UHPLC-HRMS berbasis MS-DIAL dan MS-Finder. Hasil menunjukkan fraksi etil asetat memiliki aktivitas sitotoksisitas dengan nilai IC50 secara berurut pada subfraksi klorofom, sel A549, HeLa, Mg-63 adalah 265,871; 214,799; 55,216; 8,776 μg/mL. Penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat P. canescens memiliki aktivitas sitotoksisitas yang signifikan terhadap beberapa lini sel kanker, khususnya Molt-4, dengan nilai IC50 8,776 μg/mL. Temuan ini menegaskan potensi P. canescens sebagai sumber alami untuk pengembangan obat antikanker baru.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By