<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Perundungan Siber Dan Kebahagiaan Pada Dewasa Awal

dc.Identifier.NIM14320014
dc.contributor.advisorResnia Novitasari, S.Psi., M.A.,
dc.contributor.authorHANNA IKA AFRIANA
dc.date.accessioned2022-05-13T04:03:48Z
dc.date.available2022-05-13T04:03:48Z
dc.date.issued2021-12-14
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perundungan siber dan kebahagiaan pada dewasa awal. Hipotesis awal penelitian ialah adanya hubungan negatif antara pengalaman perundungan siber dan tingkat kebahagiaan pada responden kelompok usia dewasa awal. Jumlah partisipan yang masuk dalam penelitian ini sebanyak 184 responden, rentang usia 19-24 tahun, dan tersebar di beberapa kota seIndonesia. Variabel perundungan siber menggunakan alat ukur CyberBullying Victimization (CBV) Scale yang mengacu pada skala milik Lee, Abell, dan Holmes (2015). Perundungan siber memiliki tiga aspek yaitu intimidasi secara verbal/tertulis, intimidasi secara visual/seksual, dan intimidasi secara pengucilan sosial. Variabel kebahagiaan menggunakan alat ukur yang dikembangkan oleh Sasmiarsi (2012). Kebahagiaan memiliki tiga aspek yaitu kepuasan akan masa lalu, optimis akan masa depan, dan kebahagiaan masa sekarang. Apabila partisipan memiliki tingkat perundungan siber yang rendah maka tingkat kebahagiaannya akan tinggi, sebaliknya jika partisipan tingkat perundungan sibernya tinggi maka tingkat kebahagiannya akan rendah. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima.
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/37309
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleHubungan Antara Perundungan Siber Dan Kebahagiaan Pada Dewasa Awalen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections