<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Estimasi Kebutuhan Abu Batu untuk Meminimalkan Rongga Udara Dalam Paving Block

dc.Identifier.NIM18511147
dc.contributor.authorNugroho, Krisna Adhi
dc.date.accessioned2023-07-13T02:49:58Z
dc.date.available2023-07-13T02:49:58Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractPaving block adalah material beton yang dipergunakan untuk lapis perkerasan permukaan tanah pada jalan ataupun trotoar. Agar memiliki kekuatan yang tinggi, rongga udara di dalam paving block ini harus dikurangi. Pengurangan rongga udara di dalam paving block dapat dilakukan dengan penambahan filler dalam campuran adukan betonnya. Filler adalah material yang lebih halus dibandingkan pasir, misal: abu batu yang berasal dari limbah penggergajian batu andesit. Abu batu ini belum banyak dimanfaatkan dan menjadi limbah yang mengganggu saluran irigasi dan tanaman di sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi filler dengan abu batu yang optimal untuk meminimalkan rongga udara dalam paving block yang ditinjau dari karakteristik teknis dan harga pokok produksinya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan abu batu sebagai filler dalam campuran paving. Metode ini mengacu pada SNI 03-0691-1996 tentang Paving Block dan SNI 03-6433-2016 tentang Metode Pengujian Kerapatan, Penyerapan, dan Rongga dalam Beton yang telah Mengeras. Terdapat 9 variasi campuran antara semen, pasir, dan abu batu. Proporsi semen dan pasir dibuat konstan sebesar 1 semen dan 7 pasir dalam satuan volume dan kemudian terdapat 9 proporsi abu batu yang dimulai dari 0; 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5; 3; 3,5; dan 4. Diperoleh hasil pengujian nilai kuat tekan rata-rata tertinggi pada variasi 1 Semen : 7 Pasir : 2 Filler dengan nilai kuat tekan sebesar 23,422 MPa, meningkat 99,29% dari campuran normal. Penambahan abu batu menurunkan nilai penyerapan air sebesar 35,73%, dengan nilai rata-rata 6,79%. Dari hasil uji kuat tekan, penyerapan air serta uji keausan seluruhnya memenuhi klasifikasi mutu SNI 03-0691-1996. Penambahan 150% abu batu mempengaruhi penurunan persentase volume rongga permeabel sebesar 40,80% dari paving block normal, dengan nilai 9,66%. Didapatkan harga pokok produksi lapangan sebesar Rp576,80,- dan harga jual sebesar Rp1.001,38,- per paving. Nilai BEP (Break Even Point) diperoleh pada penjualan 675.026 paving atau dalam waktu 1 tahun 5 bulan. Harga jual paving block abu batu lebih rendah 44,43% dari paving block di pasaran dengan jenis dan ketebalan yang sama.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/45179
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPaving blocken_US
dc.subjectabu batuen_US
dc.subjectkuat tekanen_US
dc.subjectpenyerapan airen_US
dc.subjectrongga udaraen_US
dc.titleEstimasi Kebutuhan Abu Batu untuk Meminimalkan Rongga Udara Dalam Paving Blocken_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Naskah TA_Krisna Adhi N._18511147 FIX.pdf
Size:
11.32 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
18511147

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: