<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengaruh Target Keuangan, Tekanan Eksternal, Sifat Industri dan Kinerja Pasar Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan dengan Kepemilika Manajerial Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Sektor Perbankan dan Layanan Keuangan di Asia Tenggara Periode 2020-2024)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh target keuangan, tekanan eksternal, sifat industri, dan kinerja pasar terhadap kecurangan laporan keuangan, serta menguji peran kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi. Studi ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya potensi praktik fraud dalam laporan keuangan perusahaan sektor perbankan dan layanan keuangan di kawasan Asia Tenggara, khususnya pada periode 2020-2024. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 191 perusahaan sebagai sampel, sehingga total observasi mencapai 955 firm-year. Variabel dependen diukur menggunakan Beneish M-Score, sedangkan variabel independen diproksikan melalui Return on Assets (ROA), rasio leverage, nilai piutang, dan Price to Book Value (PBV). Analisis data dilakukan dengan model regresi data panel dan uji moderasi (Moderated Regression Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan, tekanan eksternal, dan sifat industri berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sementara kinerja pasar tidak berpengaruh signifikan. Namun, kepemilikan manajerial tidak terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara keempat variabel independen terhadap kecurangan laporan keuangan. Temuan ini memperkuat teori agensi, yang menjelaskan adanya konflik kepentingan antara manajemen dan pemegang saham, serta teori fraud hexagon, khususnya terkait tekanan, peluang, dan kolusi dalam proses manipulasi laporan keuangan. Selain itu, teori atribusi juga digunakan untuk menjelaskan bagaimana tekanan eksternal dan sifat industri dipersepsikan oleh manajemen sebagai justifikasi atas tindakan manipulatif, dengan menyalahkan faktor-faktor eksternal sebagai penyebab kinerja buruk. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model deteksi kecurangan berbasis multi-teori, serta implikasi praktis bagi regulator, auditor, dan investor dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan tata kelola di sektor keuangan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By