<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Masa Pandemi Covid – 19 di Sma Negeri 1 Pakem Sleman Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Menyebarnya COVID-19 berdampak pada sektor organisasi pendidikan, keilmuan, dan UNESCO menyatakan bahwa proses belajar siswa di dunia terganggu. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan perintah pembatasan interaksi sosial masyarakat atau biasa disebut social distancing. Dalam hal ini tentunya kegiatan pembelajaran dilakukan secara online dengan pengajaran yang dilakukan saat ini pastinya tidak menutup kemungkinan adanya permasalahan dalam berlangsungnya proses pembelajaran, salah satunya para pendidik maupun peserta didik mengharuskan mempunyai kekuatan jaringan internet yang memadai sehingga pendidik tidak dapat meperhatikan karakter dan nilai religius siswa dan mengakibatkan sedikit dari siswa yang tak mendapatkan pembelajaran berupa materi maupun penugasan-penugasan yang diberikan oleh guru dengan maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada masa pandemi COVID-19, serta metode pembelajaran yang digunakan oleh SMAN 1 Pakem. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dan pendekatan kuantitif. Penelitian ini menggunakan simple random sampling sebanyak 139 siswa dari jumlah populasi 462 siswa beragama Islam dalam pengumpulan data. Selain itu, juga menggunakan wawancara sebagai penunjang informasi, yang dilakukan secara tidak terstruktur kepada guru Pendidikan Agama Islam SMAN 1 Pakem, Sleman serta Teknik analisis regresi linier sederhana sebagai metode analisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengajaran di SMAN 1 Pakem adalah kombinasi media daring dan luring. Sedangkan Hasil dari analisis regresi linier sederhana bahwa nilai F hitung = 22.121 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam atau dengan kata lain keefektifan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terbilang tinggi (efektif). Hal ini juga dibuktikan dengan persentase pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan mencapai angka 61,1% dan 38,9% bagi siswa yang menjawab tidak memahami pelajaran secara utuh. Hasil ini diperoleh sebagaimana jawaban atas kuesioner oleh para responden yang disebarkan dalam pelaksanaan penelitian.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By