Analisis Disonansi Kognitif Mahasiswa Untuk Pemilihan Asisten Laboratorium Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Mahasiswa secara aktif mengembangkan kemampuannya dengan mengembangkan suatu cabang ilmu pengetahuan teknologi untuk menjadiprofesional yang berbudaya. Salah satu wadah untuk mengembangkan kemampuan adalah dengan menjadi asisten laboratorium. Karena harus bekerja secara profesional, asisten harus memiliki minat yang tinggi untuk menjadi asisten laboratorium. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh disonansi kognitif pada mahasiswa yang memilih sebagai asisten laboratorium terutama pada program studi teknik industry universitas islam Indonesia dan juga mengetahui pengaruh kepuasan menjadi asisten dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Pembentukan dimensi pada disonansi kognitif meliputi emosional, kebebasan dalam memilih dan kebijakan dalam memilih. Dimensi emosional diukur dengan 15 butir pertanyaan, dimensi kebebasan dalam memilih diukur dengan 4 butir pertanyaan, dan kebijaksanaan dalam memilih diukur dengan 3 butir pertanyaan. Sampel penelitian menggunakan asisten laboratorium mulai dari angkatan 2017, 2018, 2019 di Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia sejumlah 55 orang. Teknik analisis yang diterapkan pada penelitian ini menggunakan analisis faktor dan analisis regesi Hasil penelitian analisis disonansi koginitif menggunakan analisis faktor pada variabel emosional menampilkan bahwa asisten merasa tidak hampa untuk memilih sebagai asisten laboratorium, pada variabel kebebasan dalam memilih menampilkan bahwa asisten merasa telah membuat pilihan yang tepat untuk memilih sebagai seorang asisten laboratorium. Pada variable kebijaksanaan dalam memilih menampilkan bahwa mahasiswa merasa tidak mengalami kebingungan dalam memilih sebagai seorang asisten laboratorium. Pada analisis regresi diperoleh bahwa hanya laboratorium DELSIM yang kepuasan sebagai asiten mempengaruhi disonasi kognitif yang terjadi pada asisten.