<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Prioritas dan Supplier Bahan Baku Menggunakan Metode Topsis dan SAW

dc.Identifier.NIM14523128
dc.contributor.advisorSri Mulyati
dc.contributor.author14523128 Reild Meideant Pratama
dc.date.accessioned2021-07-16T09:32:26Z
dc.date.available2021-07-16T09:32:26Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractTingginya pengaruh industri terhadap negara masih berbanding terbalik dengan teknologi yang ada pada beberapa industri di Indonesia. Rata-rata beberapa industri menegah ke bawah banyak yang masih menggunakan tenaga manual dalam hal sangat krusial, seperti contoh kasus pada CV Sakura yang bergerak di bidang pengolahan makanan yang berada di Madiun, Jawa Timur. Segala hal yang dilakukan pada proses produksi di perusahaan tersebut masih manual. Mulai dari pemilihan dan pembelian bahan baku, manajemen bahan baku, hingga pemberian keputusan harga jual. Hal tersebut mengakibatkan pendapatan cenderung menurun, dan bahan baku yang tanpa sadar di bulan-bulan penting mulai menipis. Guna membantu menyelesaikan masalah tersebut dibutuhkan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menemukan faktor-faktor yang dominan dalam proses produksi. Sistem pendukung keputusan bertujuan untuk memudahkan pemilik perusahaan dalam menentukan prioritas bahan baku menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dan untuk menentukan supplier menggunakan metode Simple Additive Weight (SAW). Pada metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) menggunakan 4 kriteria yaitu harga, stok, kebutuhan, dan ketersediaan. Lalu untuk alternatif sudah ditentukan meskipun dapat menambahkan suatu waktu. Metode Simple Additive Weight (SAW) menggunakan 4 kriteria yaitu harga, kualitas, stok, dan ongkos. Untuk alternatifnya tergantung ada berapa penawaran yang tersedia. Analisis kebutuhan sistem menggunakan Metode Unified Modelling Language (UML) dengan use case dan activity diagram. Implementasinya menggunakan bahasa pemograman PHP dengan framework Laravel untuk backend dan ReactJs untuk frontend serta untuk basisdatanya menggunakan MySQL. Untuk pengujian sistem menggunakan metode blackbox guna mengetahui sistem dapat berjalan sesuai fungsionalitas atau tidak dan menggunakan metode User Acceptance Test (UAT). Hasil dari pengujian sistem didapatkan hasil bahwa pemilik perusahaan merasa dimudahkan dalam pemilihan prioritas bahan baku dan pemilihan supplier pada proses produksi dan nilai sebesar 85.7% pada metode UAT. Kata kunci: Industri, Sistem Pendukung Keputusan, Metode TOPSIS, Metode SAW, Laravel, ReactJs, MySQL, blackbox.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30641
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndustrien_US
dc.subjectSistem Pendukung Keputusanen_US
dc.subjectMetode TOPSISen_US
dc.subjectMetode SAWen_US
dc.subjectLaravelen_US
dc.subjectReactJsen_US
dc.subjectMySQLen_US
dc.subjectblackboxen_US
dc.titleSistem Pendukung Keputusan Menentukan Prioritas dan Supplier Bahan Baku Menggunakan Metode Topsis dan SAWen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
14523128 Reild Meideant Pratama.pdf
Size:
9.43 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: