Industri Pengolahan Sapi Terpadu di Boyolali Landasan Konsepsual Perancangan
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam menunjang usaha pemerintah untuk meningkatkan ekspor non migas khususnya dalam sektor pertanian, maka salah satu sub sektor yang memiliki komoditas yang berpeluang besar untuk memperbanyak ragam komoditas non migas dan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi petani dan pengusaha bila digarap sungguh-sungguh dan terarah adalah sub sektor peternakan dalam hal ini pengolahan sapi. Boyolali merupakan pemasok daging terbesar di Jawa Tengah yang mencapai angka 45% dari kebutuhan Jawa Tengah. Ketergantungan Jawa Tengah akan produksi daging segar dan daging olahan dari Boyolali mengakibatkan harus ada kesiapan dari Boyolali untuk selalu memasok daging segar dan daging olahan tersebut. Sedangkan kita ketahui bahwa Indonesia selama ini banyak menginpor sapi bakalan dari Australia. Salah satu perusahaan yang menginpor sapi dari Australia adalah PT. Tippindo, yang mana mereka menggemukan dan memotongnya di Propinsi Lampung dan kemudian dikirim ke Jakarta untuk dijadikan daging olahan. Dengan terpisah-pisahnya kegiatan didalam Industri Pengolahan Sapi selama ini mengakibatkan tidak efisiennya pekerjaan, baik dari segi waktu, tenaga, pikiran, ruang dan benda. Dari permasalahan-permasalahan diatas, karya tulis ini mencoba untuk mengungkapkan konsep dalam upaya pembangunan Industri Pengolahan Sapi Terpadu dengan pendekatan efisiensi. Dengan akan direncanakannya Industri Pengolahan Sapi Terpadu ini diharapkan dapat menekan tenaga, waktu, ruang dan benda seminimal mungkin.