<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi dan Rekayasa Peningkatan Kinerja Simpang Apill Kadipaten Majalengka

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kabupaten Majalengka mengalami pertumbuhan yang pesat dalam hal jumlah penduduk. Hal tersebut mengakibatkan terjadi peningkatan pengguna jaringan jalan yang berupa kemacetan lalu lintas. Kemacetan pada persimpangan yang berpotensi menimbulkan hambatan jika tidak ditangani dengan baik. Salah satunya adalah Simpang Kadipaten. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis kinerja simpang kondisi eksisting pada simpang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja Simpang Kadipaten pada kondisi eksisting serta mengusulkan alternatif pemecahan masalah yang tepat. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan survei dan didapatkan dari beberapa referensi dari instansi terkait. Metode survei dilakukan dengan pengambilan langsung data di lapangan dan menggunakan kamera CCTV untuk mendapatkan volume lalu lintas. Pegambilan data lalu lintas penelitian dilakukan selama dua hari dengan ketentuan satu hari kerja dan satu hari libur. Pengambilan data dilaksanakan selama 3 sesi yaitu sesi pagi, siang, dan sore. Analisis simpang dilakukan untuk mendapatkan kinerja berupa tundaan dan tingkat pelayanan. Analisis kinerja Simpang Kadipaten dilakukan dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia PKJI 2023 dan menggunakan perangkat lunak VISSIM untuk memodelkan simpang dan kondisi lalu lintasnya serta memodelkan alternatif solusi. Alternatif solusi didapatkan dengan melakukan percobaan sehingga didapat beberapa alternatif solusi dan dipilih satu alternatif solusi terbaik. Pada kondisi eksisting Simpang Kadipaten memiliki tingkat pelayanan F dengan tundaan simpang sebesar 60,10 detik/smp. Untuk meningkatkan kinerja Simpang Kadipaten dilakukan beberapa alternatif solusi berupa perubahan waktu siklus, perubahan fase, serta melakukan pelebaran geometrik. Alternatif solusi terbaik didapat dengan melakukan perubahan waktu siklus menjadi 61 detik. Tingkat pelayanan Simpang Kadipaten dengan menerapkan alternatif solusi terbaik meningkat menjadi C dengan tundaan simpang sebesar 18,002 detik/kendaraan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By