Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Koneksi Politik Terhadap Potensi Kecurangan Laporan Keuangan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan yang dilihat dari ukuran dewan direksi, frekuensi rapat komite audit, kepemilikan manajerial, transaksi pihak berelasi, dan koneksi politik yang dilihat dari kepemilikan pemerintah, dan dewan yang terkoneksi politik terhadap potensi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan industri ekstraktif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan berhasil mengumpulkan 34 perusahaan. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang diproksikan dengan frekuensi rapat komite audit dan kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan, sedangkan transaksi pihak berelasi berpengaruh negatif, dan ukuran dewan direksi tidak berpengaruh. Koneksi politik yang diproksikan dengan kepemilikan pemerintah dan dewan yang terkoneksi politik berpengaruh negatif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Penambahan variabel kontrol yaitu pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh. Hasil penelitian ini memberikan perspektif terbaru dan referensi evaluasi kepada perusahaan dan regulator mengenai potensi kecurangan laporan keuangan perusahaan di industri ekstraktif Indonesia yang dilihat dari tata kelola perusahaan dan koneksi politik.