Konversi Ampas Tebu NiMoAl/karbon Aktif menjadi Senyawa Hidrokarbon
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sintesis NiMoAl/Karbon Aktif dilakukan untuk konversi bioetanol dari ampas tebu menjadi senyawa bisycloheptane. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ampas tebu sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dan mengkonversinya menjadi senyawa hidrokarbon menggunakan katalis NiMo-Al/karbon aktif. Ampas tebu difermentasi menggunakan ragi tape selama delapan hari untuk menghasilkan bioetanol, kemudian dikonversi melalui proses pirolisis dengan variasi suhu 109°C hingga 185°C. Katalis disintesis melalui metode impregnasi dan dikarakterisasi menggunakan FTIR, XRD, SEM-EDX, GSA, dan GC-MS untuk mengetahui struktur, karakterisasi FTIR menunjukkan gugus fungsi Mo–O, Ni–O, dan Al–O yang menandakan keberadaan logam oksida. XRD menunjukkan puncak kristalin khas dari logam Ni, Mo, dan Al. SEM-EDX mengonfirmasi permukaan berpori dengan distribusi logam yang merata, sementara GSA menunjukkan perubahan ukuran pori dari mikropori menjadi mesopori, serta penurunan luas permukaan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa katalis memiliki struktur kristalin dan permukaan berpori Pada suhu rendah (109°C, 125°C, 140°C), produk utama yang dihasilkan adalah etanol. Sedangkan pada suhu tinggi (155–185°C), senyawa yang dominan adalah bicycloheptane, yang merupakan senyawa hidrokarbon siklik. Hal ini menunjukkan bahwa katalis NiMoO4-Al2O3/karbon aktif efektif dalam mengarahkan konversi bioetanol menjadi hidrokarbon sesuai dengan suhu reaksi.