Hubungan Religiusitas Dan Depresi Pada Pasien Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease)
| dc.Identifier.NIM | 18320068 | |
| dc.contributor.advisor | Indahria Sulistyarini, S.Psi., M.A., | |
| dc.contributor.author | ULFA IRZA LABIBA ZUBAIDAH | |
| dc.date.accessioned | 2022-11-30T07:03:22Z | |
| dc.date.available | 2022-11-30T07:03:22Z | |
| dc.date.issued | 2022-08 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan depresi pada pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara religiusitas dan depresi pada pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Subjek penelitian ini adalah 108 pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) yang berusia 18-59 tahun serta beragama Islam. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Skala religiusitas menggunakan skala yang dibuat oleh Pratiwi (2017) mengacu pada dimensidimensi yang dikemukakan oleh Glock & Stark (1966). Skala depresi menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) oleh Antony et al (1998) hasil modifikasi DASS-42 milik Lovibond & Lovibond (1995) dengan 21 aitem. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis diterima dengan nilai p=0,000 (p < 0,05) dan r=0,449 yang menunjukkan bahwa semakin tinggi religiusitas pada pasien GERD maka semakin rendah kemungkinan depresi yang dialami. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40719 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.subject | Religiusitas | en_US |
| dc.subject | Depresi | en_US |
| dc.subject | Pasien GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) | en_US |
| dc.title | Hubungan Religiusitas Dan Depresi Pada Pasien Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease) | en_US |