Perancangan Intergenerational Housing dengan Pendekatan WHO ICOPE di Bantul
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Urbanisasi yang cepat dan pergeseran demografis di Daerah Istimewa Yogyakarta menciptakan tantangan dan peluang unik bagi perencanaan kota. Dengan populasi lansia yang terus bertambah dan harapan hidup yang meningkat, muncul kebutuhan mendesak untuk merancang lingkungan perkotaan yang mendukung kesejahteraan fisik, sosial, dan lingkungan. Desain ini mengeksplorasi konsep Intergenerational Hosuing sebagai model pengembangan permukiman berkelanjutan di Bantul, dengan fokus pada integrasi prinsip-prinsip WHO ICOPE dengan mengatasi masalah seperti akses ke layanan kesehatan, infrastruktur hijau, walkability, dan keterlibatan masyarakat. Desain ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang meningkatkan kualitas hidup bagi semua warga, khususnya lansia. Konsep utama dalam desain ini adalah aging in place, yang memastikan lansia dapat hidup mandiri dan nyaman di rumah dan komunitas mereka sendiri selama mungkin. Melalui perancangan arsitektur, proyek ini berupaya mengubah Bantul menjadi model kehidupan urban yang sehat, mendukung kesejahteraan populasi lansia sekaligus menciptakan komunitas yang berkelanjutan dan inklusif.