Pengaruh Serat Polypropylene Terhadap Kekuatan Beton Ringan Beragregat Kasar Breksi Batu Apung (The Effect Of Polypropylene Fiber To Strength Of Lightweight Concrete With Pumice Breccia Coarse Aggregate)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Teknologi konstruksi modern semakin berkembang seiring perkembangan jaman salah satunya yaitu penggunaan beton ringan. Beton ringan dapat dibuat dengan agregat ringan, salah satu agregat ringan yaitu breksi batu apung. Beton ringan umumnya memiliki kekuatan yang lebih rendah dari beton normal. Salah satu cara untuk menambah kekuatan beton ringan dengan menambahkan serat polypropylene pada campuran beton. Dalam penelitian ini perencanaan campuran beton menggunakan SNI 032834-2000. Benda uji beton ringan beragregat kasar 100% breksi batu apung dibuat
dengan penambahan serat polyprolylene sebanyak 0 kg/m ; 0,6 kg/m 3 3 ; 0,4 kg/m 3 ; 0,5 kg/m 3 dari volume beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap kekuatan beton ringan beragregat kasar 100% breksi batu apung dari pengujian kuat tekan beton, kuat tarik belah beton, dan modulus elastisitas beton. Benda uji yang digunakan adalah beton silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm yang diuji setelah umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton optimum terdapat pada penambahan serat polypropylene 0,5 kg/m 3 ; 0,7 kg/m yaitu sebesar 13,229 MPa atau meningkat sebesar 10,523% dari beton dengan varian serat 0 kg/m 3 . Nilai kuat tarik belah beton terbesar terdapat pada varian serat 0,7 kg/m 3 yaitu sebesar 1,087 MPa atau terjadi peningkatan sebesar 27,515% dari beton varian serat 0 kg/m 3 . Nilai modulus elastisitas beton optimum terdapat pada varian serat 0,5 kg/m 3 yaitu sebesar 11752,027 MPa atau meningkat sebesar 54,12% dari beton varian serat 0 kg/m 3 3 . Meskipun beton tersebut belum memenuhi persyaratan SNI beton ringan struktural dengan nilai kuat tekan lebih dari 17,24 MPa, beton tersebut tetap dapat digunakan untuk pembuatan bagian-bagian non struktural.