<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Kapasitas Dukung Fondasi Tiang Bor Terhadap Beban Aksial dengan mempertimbangkan Pengaruh Potensi Likuefaksi Tanah ( Studi Kasus Pada Proyek Jalan Tol Yogyakarta – Bawen seksi 1 Elevated 4 (Sta. 67+500 s.d Sta. 76+300 ))

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Proyek strategis nasional pembangunan jalan tol Yogyakarta - Bawen seksi 1 (Sta. 67+500 s.d Sta. 76+300 ) direncanakan akan membentang sepanjang 8,25 KM di provinsi Yogyakarta mulai dari daerah Sleman hingga Banyurejo. Yogyakarta berdasarkan data desain seismik wilayah termasuk dalam wilayah dengan risiko gempa kuat terlebih letak proyek tersebut yang akan dibangun sepanjang selokan Mataram menjadikannya berpotensi mengalami likuefaksi akibat frekuensi gempa bumi yang muncul. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi besaran kapasitas dukung tiang fondasi bor jika mempertimbangkan pengaruh potensi likuefaksi tanah. Analisis potensi likuefaksi dilakukan berdasarkan data SPT yang selanjutnya digunakan persamaan oleh Idriss dan Boulangger (2008) dengan variasi magnitudo 6,5, 7, dan 8. Kemudian untuk analisis kapasitas dukung fondasi menggunakan beberapa dalam beberapa metode yang di antarannya menggunakan perhitungan Meyerhoff (1963) dan Egyptian Codes (2005) serta hasil CAPWAP dari pengujian Pile driving Analyzer. Berdasarkan metode perhitungan yang dilakukan didapatkan indikasi tanah berpotensi mengalami likuefaksi (SF<1) pada semua variasi magnitudonya, sehingga dilakukan evaluasi kembali terhadap kapasitas dukung kelompok. Hasilnya untuk variasi M = 6,5 dan M = 7 pada kedua titik tinjauan mengalami penurunan kapasitas dukung 0,86% - 3,81% untuk P85A dan 0,49% - 3,81% untuk P85B. Namun walaupun mengalami penurunan, kapasitas dukung kelompok (Qgavg ) masih memenuhi persyaratan keamanan (P<Qgavg). Demikian juga untuk variasi M = 8 pada kedua titik terjadi penurunan kapasitas dukung rata - rata sebesar 1,50% - 4,52% untuk P85A dan 1,65% - 10,04% untuk P85B, akibat indikasi potensi likuefaksi pada beberapa kedalaman. Meskipun demikian penurunan yang terjadi tidak signifikan sehingga masih memenuhi persyaratan keamanan (P<Qgavg).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By