Penerapan Metode Structural Equation Modeling pada Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa FMIPA UII Tahun 2018
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Peningkatan kualitas dan mutu suatu universitas sangat dibutuhkan untuk menunjang kepuasan mahasiswa. Jika perusahaan atau universitas tidak dapat memberikan layanan berkualitas kepada pelanggan atau siswa, masalah ketidakpuasan akan muncul. Oleh karena itu, penting bagi universitas untuk menganalisis faktor-faktor kualitas layanan yang terdiri dari reliability, responsiveness, assurance dan empathy untuk kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor ini adalah metode Structural Equation Modeling (SEM). Analisis data menggunakan SEM berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar variabel dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari kuesioner kepuasan siswa dalam program studi lingkungan FMIPA UII oleh Fauzan, dkk. Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan signifikansi antara variabel reliability, responsiveness, assurance dan empathy terhadap kepuasan Mahasiswa. Adapun hipotesis yang diajuka pada penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh positif antara variabel reliability, responsiveness, assurance dan empathy terhadap kepuasan Mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa data tidak mengikuti distribusi normal multivariat sehingga berdasarkan asumsi kelainan data atau ketidaknormalan, model diperkirakan menggunakan metode GLS dengan memperbaiki kesalahan standar dan beberapa indeks goodness of fit. Dengan melihat uji Chi-Square, RMSEA, GFI, CMIN / DF dan TLI dapat menilai ukuran kecocokan model sehingga uji kecocokan menunjukkan model fit. Dalam penelitian ini modifikasi dilakukan 2 kali dan diperoleh Chi-Square 144.676 (p = 0,062), RMSEA = 0,021, GFI = 0,965, CMIN / DF = 1,206 dan TLI = 0,0933. Jadi model fit dan model yang digunakan dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk analisis masalah dalam penelitian. Jadi variabel laten reliability, responsiveness, assurance dan empathy secara positif mempengaruhi kepuasan Mahasiswa. Saran yang diberikan oleh peneliti adalah dengan asumsi kelainan data atau ketidaknormalan dapat dilakukan estimasi menggunakan metode GLS dengan memperbaiki kesalahan standar dan beberapa goodness of fit indines.