Meraih Efisiensi Adalah Target, Namun Beban Kerja Adalah Kenyataan yang Berat (Studi Kasus Kualitatif Persepsi Karyawan Atas Restrukturisasi dan Penyesuaian Job Description Serta KPI Baru di PT WKB)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana restrukturisasi organisasi yang dilaksanakan PT WKB pada tahun 2025 dimaknai dan dijalani karyawan, khususnya melalui penyesuaian job description dan Key Performance Indicators (KPI). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap enam narasumber dari berbagai divisi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman (1994). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: restrukturisasi mempercepat koordinasi dan pengambilan keputusan, tetapi memunculkan fenomena job enlargement, pengawasan berlebih, dan meningkatnya tekanan kerja, meski di sisi lain tumbuh semangat kolaborasi dan willing to learn; penyesuaian job description dilakukan melalui pemetaan ulang beban kerja bersamaan dengan performance review, namun pemberian tugas baru kerap tidak sesuai job specification dan handover yang tidak memadai menimbulkan rasa overwhelmed (kewalahan); serta KPI pasca restrukturisasi menjadi lebih terstruktur dan transparan melalui daily log dan checklist, namun masih terdapat kesenjangan antara pekerjaan aktual dengan indikator formal karena tugas extra role belum terakomodasi dan transparansi antar divisi belum merata. Penelitian menyimpulkan bahwa restrukturisasi menghasilkan efisiensi struktural sekaligus menciptakan trade-off berupa ketidakseimbangan tuntutan dan kapasitas, sehingga keberhasilan restrukturisasi harus diukur tidak hanya dari efisiensi, tetapi juga dari kemerataan komunikasi dan kecukupan dukungan adaptasi karyawan.