Investigasi Sifat-sifat Fisik, Redaman Panas, Dan Biaya Produksi Pada Batako Dengan Bonggol Jagung Sebagai Agregat
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Batako merupakan salah satu komponen konstruksi dinding yang terbuat dari campuran semen, pasir, agregat atau pasir kasar, dan air serta memiliki karakteristik sebagai material yang berat. Pengurangan berat material batako dapat dilakukan dengan memanfaatkan material-material sisa pertanian yang terbuang sebagai agregat yang ramah lingkungan. Salah satu material yang dapat digunakan yaitu bonggol jagung. Jumlah limbah bonggol jagung yang melimpah menunjukkan bahwa material tersebut dapat dimanfaatkan sebagai agregrat batako ringan untuk dipakai dalam produksi yang berskala besar. Penelitian ini dimulai dengan pemeriksaan bahan, pembuatan sampel dan pengujian. Bahan susunnya meliputi semen, abu batu, dan bonggol jagung yang dicampur dalam berbagai variasi. Bentuk bonggol jagung yang dipakai adalah bonggol jagung dari hasil mesin pencacah dan memiliki ukuran atau diameter 1 cm-2 cm. Sesuai dengan SNI 03-0349-1989, pengujian yang dilakukan meliputi kuat desak, penyerapan air. Selain itu, akan dilakukan pengujian redaman panas serta dihitung harga pokok produksinya sehingga dapat dibandingkan dengan harga batako yang ada di pasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan bahan bonggol jagung dalam campuran batako dapat menurunkan kuat desak dan penyerapan air pada batako. Kuat desak ratarata tertinggi batako bonggol jagung terdapat pada variasi campuran 1 semen : 1 abu batu : 3 bonggol jagung yaitu sebesar 9,17 kg/cm2 , berat volume rata-rata sebesar 1224,75 kg/m3 , dan penyerapan air sebesar 15,25%. Nilai redaman panas terbaik pada batako bonggol jagung terdapat pada variasi campuran 1 : 1 : 11 dengan nilai redaman panas sebesar 5,04 ˚C. Harga jual batako bonggol jagung yang optimal yaitu pada variasi campuran 1 : 1 : 3 didapatkan sebesar Rp5.420,- /buah yaitu lebih murah 12,23% dibandingkan batako konvensional di pasaran dan 50,73% lebih murah dibandingkan bata ringan Focon. Sebagai pembanding, bata ringan Focon memiliki kuat desak sebesar 33,90 kg/cm2 , berat volume rata-rata sebesar 675 kg/m3 , dan penyerapan air sebesar 34,08%. Nilai redaman panas pada bata ringan Focon yaitu sebesar 1,86 ˚C dengan harga jual setelah dikonversi adalah sebesar Rp11.000/buah.