<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Kinerja Operasional dan Efektivitas Pelayanan Batik Solo Trans Pada Koridor 3 Jalur Tugu Cembengan - Terminal Kartasura

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Tingginya pertumbuhan kendaraan pribadi yang tidak diikuti dengan pertumbuhan kapasitas jalan dapat menambah kemacetan lalulintas. Keberadaan BRT (Bus Rapid Transit) seperti Batik Solo Trans (BST) bermaksud memberikan solusi sehingga diharapkan pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan publik. Adanya BRT(Bus Rapid Transit) diharapkan segera dapat memecahkan kebutuhan masyarakat Surakarta akan angkutan yang murah, aman, nyaman, dan cepat dengan pelayanan yang prima. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja operasional Batik Solo Trans, mengetahui efektivitas pelayanan transportasi Batik Solo Trans dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat efektivitas pelayanan transportasi dari Batik Solo Trans. Objek dari penelitian ini adalah Bus Rapid Transit (BRT) Batik Solo Trans Kota Surakarta Koridor 3 (Tugu Cembengan - Terminal Kartasura) Via Pasar Klewer dan penggunanya. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan yaitu evaluasi kinerja operasional dengan mengacu pada Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor: SK.687/AJ.206/DRJD/2002 dan efektivitas pelayanan dalam hal aksesibilitas, kapasitas, ketepatan waktu, harga, karakteristik organisasi, karakteristik lingkungan, karakteristik pekerja dan praktik manajemen. Hasil penelitian berdasarkan standar dari SK Dirjen Perhubungan Darat No. SK.687/AJ.206/DRJD/2002 dan A World Bank Study menunjukkan kinerja operasional Batik Solo Trans dalam hal load factor dan ketersediaan bus tidak terpenuhi, sedangkan dalam hal headway, kecepatan, dan waktu sirkulasi sudah sesuai. Tingkat efektivitas Bus Batik Solo Trans memiliki nilai persentase rata-rata sebesar 71,63% dan tergolong ke dalam kategori efektif, dan hambatan yang ditemui adalah UPT Transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Batik Solo Trans Dinas Perhubungan Kota Surakarta tidak bisa ikut campur terlalu dalam mengenai pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Batik Solo Trans disebabkan mereka bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing yaitu mengawasi Bus Rapid Transit (BRT) Batik Solo Trans.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By