Analisis Kebijakan Donald Trump Dalam Menaikkan Tarif Impor Baja dan Aluminium Asal Tiongkok Pada Tahun 2018-2020
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pada era kepemimpinan Donald Trump, Amerika Serikat melakukan perang dagang dan menerapkan kebijakan proteksionisme dengan menaikkan tarif impor baja dan aluminium asal Tiongkok pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan tarif impor baja dan aluminium Donald Trump pada periode 2018-2020 dengan menggunakan teori Sekuritisasi oleh Barry Buzan, Ole Waever, dan Jaap de Wilde (1998). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data, dengan pendekatan teori Sekuritisasi sebagai alat analisis utama untuk menjawab rumusan masalah dengan adanya 4 indikator yang ditulis oleh Barry Buzan dkk. Pertama, Aktor Sekuritisasi, Donald Trump sebagai Presiden AS, yang berperan penting untuk menyatakan baja dan aluminium impor sebagai ancaman eksistensial terhadap keamanan ekonomi dan nasional AS. Kedua, Existential Threat, adanya ketergantungan pada impor baja dan aluminium yang dianggap dapat melemahkan industri persenjataan AS, khususnya sektor pertahanan, sehingga mengancam kedaulatan dan keamanan nasional AS. Ketiga, Emergency Action, Donald Trump mengambil langkah kebijakan kenaikan tarif pada baja dan aluminium impor asal Tiongkok sebagai bentuk tindakan darurat untuk mengatasi ancaman eksistensial. Keempat, Breaking Free of Rules, kebijakan tarif sepihak yang dilancarkan Donald Trump merupakan sebuah pelanggaran atas prinsip-prinsip perdagangan bebas yang diatur oleh WTO.