PENILAIAN KINERJA PERAWAT DENGAN 2-STAGES FUZZY INFERENCE SYSTEM MODEL MAMDANI
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Salah satu sumber daya Rumah Sakit Panti Nugroho yang menentukan penilaian terhadap kinerja adalah tenaga keperawatan. Dalam penilaian kinerja perawat, variabel yang digunakan sebagai tolak ukur umumnya bersifat linguistik, yaitu variabel yang nilainya ditampilkan dengan kata-kata. Variabel tersebut diantaranya adalah disiplin, kinerja dan attitude. Masing-masing dari ketiga variabel ini memiliki sub-variabel yang menjadi faktor pendukungnya. Skala penilaian ditentukan pihak rumah sakit dari sangat kurang hingga sangat baik. Dengan sistem penilaian tersebut, sistem pendukung keputusan menjadi cara yang tepat dalam menangani persoalan kompleks dan mengeliminasi subjektifitas. Maka diperlukan alat pembuatan suatu model matematika dari hasil penilaian dengan variabel lingustik tersebut. Rumah Sakit Panti Nugroho Kinerja melakukan perhitungan kinerja dengan cara perhitungan rata-rata, yang bisa dibilang memakan waktu cukup banyak mengingat bahwa penilaian kinerja dilakukan secara rutin dan dengan jumlah sub-variabel yang banyak, sehingga kurang efisien waktu. Perlu adanya model yang bisa melakukan perhitungan penilaian kinerja dengan lebih mudah dan efisien. Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani pada dasarnya merupakan knowledge-based system yang memanfaatkan konsep-konsep dari logika fuzzy dan diterapkan untuk untuk mewakili ketidakpastian dan mengeliminasi subjektifitas di segala bidang. Fuzzy Inference System telah terbukti menjadi cara yang terkemuka untuk memecahkan masalah keputusan, di mana informasi yang tersedia adalah subjektif dan jelas. Dengan adanya implementasi Fuzzy Inferece System Mamdani, dapat dibentuk 2 tahap (stages) yaitu stage pertama memodelkan sub-variabel, dan stage kedua memodelkan variabel utama yaitu disiplin, kinerja dan attitude menjadi suatu penilaian kinerja sebagai output final dari model. Kemudian dilakukan pembentukan rules dan himpunan fuzzy yang terdiri dari sangat kurang hingga sangat baik dengan semesta pembicaraan 1 sampai 5. Maka didapatkan hasil pengolahan data yaitu penilaian kinerja dari pakar dan penilaian kinerja dari sistem inferensi fuzzy. Untuk menguji tingkat akurasi penilaian kinerja dari sistem dan pakar, dilakukan perhitungan uji akurasi Spearman. Hasil dari penelitian ini adalah metode FIS Mamdani dapat diterapkan pada sistem penilaian kinerja perawat Rumah Sakit Panti Nugroho dan meningkatkan kemudahan dalam melakukan penilaian kinerja tersebut.