<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Disain Jembatan Sarjito 2

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Laju pertumbuhan pembangunan di wilayah Yogyakarta akan membawa perubahan kondisi angkutan barang dan jasa yang meningkat baik volume maupun berat bebannya, maka diperlukan adanya sarana jalan dan jembatan yang cukup memadahi. Salah satu sarana yang dapat memenuhi kebutuhan di atas adalah pembuatan Jembatan Sarjito 2 melintasi Kali Code yang akan menghubungkan Dusun Karangjati di sisi barat dengan Dusun Pogungkidul (bagian utara kompleks kampus Fakultas Teknik UGM) di sisi timur. Adapun tujuan pembangunan Jembatan Sarjito 2 antara lain : 1. memperlancar arus lalu lintas sepanjang Jalan Selokan Mataram, 2. meningkatkan prasarana jalan, 3 memperlancar perekonomian dan industri serta mendukung pertumbuhan sosial budaya dan pariwisata penduduk sekitar dusun Karangjati dan dusun Pogung kidul kabupaten Sleman, dan 4. mengantisipasi pertambahan arus lalu lintas serta pengembangan wilayah pada masa sekarang, Jembatan sarjito 2 termasuk jembatan dengan bentang panjang yaitu mencapai 150 m. Jembatan bentang panjang memerlukan perencanaan yang baik sehingga diperoleh hasil yang ekonomis dan aman, salah satu solusinya adalah merencanakan dengan model lengkung (arch) beton bertulang. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merencanakan struktur atas jembatan meliputi gelagar, trotoar, sandaran kolom dan gelagar lengkung yang juga merupakan struktur utama dan jembatan dan struktur bawah meliputi abutment dan pondasi. Perencanaan jembatan sarjito 2 diawali dengan menentukan spesifikasi struktur yang digunakan meliputi mutu beton dan kuat tarik baja yang digunakan. Kemudian dilakukan Perhitungan struktur dengan menentukan beban-beban yang bekerja sesuai dengan PPPJJR 1987, meliputi beban mati, hidup dan beban gempa. Tahap selanjutnya adalah dilakukan analisis struktur dengan program SAP 2000. Dari hasil analisis struktur dilakukan perhitungan struktur beton bertulang dengan metode kuat batas yaitu beban kerja dinaikkan dengan memberikan faktor beban, sehingga diperoleh suatu beban yang dipakai untuk perencanaan. Hasil perhitungan diperoleh tulangan yang digunakan dalam perencanaan jembatan sarjito 2adalah untuk Balok dan kolom digunakan tulangan pokok ∅ 25, ∅ 19, fy =400 MPa. Tulangan geser menggunakan tulangan ∅ 10 fy =240 MPa dan fy= 400 MPa. Untuk pelat dan sandaran digunakan tulangan ∅ 8, ∅ 16 dan ∅ 12 dan untuk sturktur bawah digunakan tulangan ∅ 25 fy = 400 MPa. Tulangan geser menggunakan tulangan ∅ 10, fy = 240 MPa dan fy = 400 MPa.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By